Senin, 02 April 2012

BULAN BINTANG


Ketika surya tenggelam,
Biarkan mentari kembali ke peraduan
Meninggalkan secercah cahaya senja
Menggores elok langit di penghujung dunia
            Balada bintang dimulai
            Dengan cahayanya memberi indah damai dunia
            Temani bulan yang sepi sendiri
            Hiasi langit dengan tarian cahayanya
                        Mendung tutupi rembulan
                        Sisakan deru cahayanya
                                    Bulan terangi bumi
                                    Bintang ditutupi mendung kembali
                                                Semua tampak semu
                                                Semua tampak beradu
                                                Tinggalkan masa lalu
                                                Tertinggalkan semua rasa dimasa itu
                                                            Sejauh kaki melangkah
                                                            Secepat waktu diputar
                                                            Semua tetap terdiam
                                                                        Janji masa itu memaksa terdiam
                                                                        Tanpa kata tanpa rasa
                                                            Ketika waktu ku kembali sedia dulu
                                                            Tak lah rasa mengikutiku
                                                Aku terpasung dalam masa lalu
                                                Mengenang dalam angan pelangi
                                                Bermain dengan lagu rindu
                                                Bernyanyi dengan bintang
                                    Maka bila bulanku itu aku
                        Biarkan sejenak bintang temaniku
            Menerangi malam bersama
Memadu indahnya bahagia
            Temani bulan dalam suka duka
                        Bersenda gurau dalam warna
                                    Sisakan malam dalam kasih dan cinta
Maka bila malamku tiba
Doaku selalu menyerta
Satukan bulan dan bintang
Meski tak saling berpandang
            Kiranya telah tunailah janjiku
            Biarkan Tangan Mu yang bimbingku
Mengeratkan gemgamanku dengannya
Sebelum janjiku nanti tiba
Biarkan aku memadu kasih
Tanpa lara hanyalah asa
Selamanya

Jumat, 30 Maret 2012

In Memoriam

Ini adalah 7 hari setelah hari kepergiannya. Dan hari ini pula tepat hari dimana ia dilahrikan kedunia. Menghirup harumnya wangi dunia, melihat indahnya bunga-bunga, dan merasakan kehangatan kebersamaan bersama keluarga dan sahabat.
            Ini adalah ulang tahunnya yang ke- 19 tahun. Jika memang Tuhan masih memberinya kesempatan kedua ato kesempatan kesekian untuk merasakan semua.
             Masih ingat ketika 4 tahun lalu ketika kelas 9 smp. Dimana kenangan yang telah kuukir bersama sejak SD menjadi sebuah sejarah dan memori yang tidak akan terulang bahkan jika kami berusaha mengukir nya kembali.
            Sore itu menjadi kelabu seketika, menjadi sebuah sore yang tidak akan pernah terlupa. Ketika sebuah akhir cerita akan memulai sejarahnya. Kejadian yang dikira akan menjadi sebuah cerita biasa yang hanya akan menjadi hikmah yang bisa diperbaiki kedepannya, ternyata tidak. Semua seakan cepat, cerita bergulir begitu derasnya. Bahkan tanpa disadari semua dapat mengubah sejarah.
            Sebuah kamar yang menjadi tempatnya setelah kejadian sore itu. Di UGD itu, semua seakan terhenti, waktu, rasa, keinginan, dan semuanya. Pembuktian kebaikannya telah ada, dimana semua sahabat, guru, saudara, dan orang yang mungkin hanya ia yang kenal menunggunya diluar ruangan. Dengan doa semua seakan menjadi satu, tanpa ada pertanyaan siapa dan bagaimana. Persis seperti yang sering ia lakukan selagi ia masih melakukan aktifitasnya. Menyapa siapa saja, ramah kepada semua dan perhatian kepada sahabatnya. Kiranya Tuhan telah menunjukkan kebaikan nya selama ia masih sehat.
            Malam kian larut, pulau jawa siap menunggunya pada hari esok.
            Malam itu kiranya Tuhan menunjukkan Kuasanya. Setelah rangkaian kejadian di dunia, Tuhan memanggilnya kembali untuk menemani di Sisi-Nya. Kembali kepada Sang Pemilik. Pemilik kedamaian, ketentraman, dan Kebaikan. Kiranya Tuhan memang baik, pasti ada maksud dibalik kepulangannya. Dan Bagiku maksud itu hanya Tuhan yang tahu, yang jelas Bagi Kami semua dia adalah goresan kenangan terindah yang pernah kami miliki, dan akan selalu kami miliki meski hanya dalam hati kami.
            Untuk mu, kami selalu berdoa. “Ya Allah kiranya engkau berkenan, maka balaslah kebaikan Dia. Segala amal baiknya. Kiranya cukuplah hati, mata dan seluruh tubuh kami ini menjadi saksi akan kebaikannya kepada kami. Maka dengan segala kerendahan hati kami, Kabulkan lah doa kami Yang Maha Pendengar lagi Maha Mengabulkan. Amien”
           
           
                                                                                    (untuk sahabatku tercinta, NDW)

Rabu, 28 Maret 2012

KEPADA SIAPA???MENGAPA???


            Kawan,,setiap dari kita pasti pernah merasakan apa itu arti kasih sayang dan cinta. Dan setiap orang pasti akan berbeda jika berbicara masalah ini. Tapi apakah kita pernah berpikir, siapa sih orang yang paling cinta dan sayang dengan kita?kemudian siapa?dan siapa lagi?
            Pertanyaan ini mungkin sederhana dan mungkin akan tidak penting bagi sebagian dari kita. Tapi ingatlah kawan, jika kita tidak tahu siapa yang sayang dan cinta kita?maka akan kepada siapa kita akan berterimakasih? Dan jika ditanya kenapa harus berterima kasih? Maka jawabannya relatif tapi yang jelas bahwa pada dasarnya manusia itu memiliki perasaan ingin membalas setiap kebaikan orang, sekecil apa pun perasaan itu.
            Maka jika ditelisik lebih lanjut, maka yang paling sayang dan cinta itu jelas Tuhan. Mengapa?
            Mungkin bagi sebagian dari kita ada yang beranggapan bahwa Tuhan itu tidak adil, tidak sayang, dan lain sebagainya. Maka itu salah.
            Ingatlah kawan, seburuk dan sepahit apa pun nasib yang kita terima, masih selalu ada kebaikan yang kita terima bahkan mungkin jauh lebih banyak daripada keburukan yang kita terima.
            Mungkin tanpa kita sadari telah banyak yang Tuhan beri kepada kita, bahkan mungkin yang tidak kita minta pun Tuhan berikan. Dan jika kita berpikir masa sih?ato perasaan enggak deh?
            Maka untuk menjawab itu,sekarang saya akan sedikit mengajak anda merenung.
            Ingatkah kawan?berapa kali anda meminta oksigen diberikan kepada anda?ingatkah anda berapa kali anda meminta jantung kepada Tuhan? Atau ingatkah anda, berapa kali anda meminta kepada Tuhan untuk mengeluarkan sisa pencernaan anda?
            Saya yakin diantara pertanyaan itu ada yang tidak pernah anda minta,dan mungkin diantara semua pertanyaan itu tidak pernah anda minta?
            Kenapa kita tidak meminta? Karena anda sudah punya bukan?
            Dan itulah buktinya bahwa Tuhan sering memberi apa yang tidak kita minta. Karena Tuhan lebih tau apa yang kita butuhkan. Dan kiranya cukuplah alasan kita untuk berterimakasih kepada Tuhan.
            Dan ingat bahwa waktu kita di Dunia itu pasti akan ada akhirnya, dan itu PASTI. Mau dipikirkan atau tidak. Itu akan Terjadi.
            Mungkin kita akan tau apa kesimpulan Tulisan ini. Dan jika anda mungkin tidak berkenan maka saya meminta maaf. Namun jika memang anda berpikir memang harus berterimakasih maka kata yang bisa saya bagi hanya SYUKUR dan SABAR.